"Seperti teratai, lihatlah teratai patah tubuhku. Kolam hitam
lumpur dunia diombakkan waktu bergesekan batu-batu cinta purbaku membentukmu
"
- Nanoq Da Kansas

"Di negeriku lelaki tak patut menitikkan air mata, aku pun pergi ke negeri puisi, di mana kegembiraan dan kesedihan keraguan dan cinta tak ditampik atau menampik "
- Toto St Radik

"Siapa tak jatuh cinta pada malam?" tanyamu;
"Aku," jawabku. Sebab aku Matahari. "
- Eka Budianta

"Kutulis surat ini, kala hujan gerimis bagai bunyi tambur yang gaib, dan angin mendesah, mengeluh dan mendesah. "
- Rendra

Ajakan terbuka

Bila anda ingin berkontribusi puisi di blog berbagi puisi ini,
Silahkan kirim via email ke kika.syafii@gmail.com
Bila anda ingin ikut menulis di blog berbagi puisi ini,
Silahkan kirim email [gmail] anda ke kika.syafii@gmail.com

Terima kasih.

Kika Syafii

Search Engine

Wednesday, February 10, 2010

Pena tak bertinta

Aku mengerti sorot matamu
Getar bibir
Kerut kening
Galap ketidakberdayaan
Melambai jemari puntung

Dalam tulang dada hampa
Menyeru angan-angan tak terjangkau
Kau meminta aku menulis di dinding kalbu
Kau tak tahu aku dalam pasungan
Pena tak bertinta

Aku kehabisan kata-kata
Menyulang cahaya di keningmu
Bulan mati di krongkongan.

Josias,Ternate-Maluku Utara.

Saturday, February 6, 2010

Mimpi di siang bolong

mimpi di siang bolong
duduk di depan pintu
dimana hari akan beranjak
menyelami kekasihnya
dibalik sana..

masih juga aku menunggu
hingga sekarang hari sabtu
dan kembali melewati minggu
kamu bersembunyi
dibalik sana..

mungkin akan aku temukan
dia duduk di depan pintu hari..

Depok, 2010.

Tuesday, February 2, 2010

Lapindo

perlahan
bulir pikiran manusia akan terganti
waktu yang melibas
ringan setipis kapas terbawa angin

suaramu berubah arah
biji tuas tak juga tersentuh
namun aku takkan lupa
korbanmu belum sembuh

Depok, 2010.
Untuk Lapindo Victim

Monday, January 25, 2010

Sahabat

Sahabat,
Langit berubah warna seketika
dan aku tak tahu
karena aku atau kamu
namun terlihat jelas tak lagi biru

entah kemana sebenarnya
tujuanmu pergi
yang pasti sesal takkan bisa
menghentikan detak waktu

banyak yang sudah terjadi
diantara aku dan kamu
seperti mata air suci
yang membasuh mukaku

semua terlihat nyata
bagiku..
dan itu selamanya

Pekalongan, 2010
Menuju Lapindo.

Wednesday, January 13, 2010

30 tahun

dimana kamu saat aku dilahirkan?
aku tak tahu

30 tahun berlalu kita bertemu
dari coretan dan garis huruf
kita berkenalan tanpa malu
tentu dengan huruf

kedewasaan menuntun
dari titik satu ke titik lainnya
semakin menghubung
dan semakin terhubung

*
dimana kamu saat aku dilahirkan sepi?
tepat di depan mataku

Tuesday, January 12, 2010

Namamu..

Biji yang aku tanam
mulai berubah
menusuk masa lalu
membuahi masa depan

Perlahan batang meninggi
ranting berubah cabang
aku duduk di ujung tertinggi
untuk menyentuh langit

Sementara degup jantung
tiada mau berhenti bernyanyi
menyuarakan namamu
ya, nama kamu..

sinar matahari pun menemani
dengan siluetnya di ujung barat

Depok, 2010

Saturday, January 9, 2010

Dia

Dia
begitu cantik
mempesona

selalu ada senyum
dari setiap sapanya
seakan kurasa madu
di sela-sela bibirnya

manakala menatap
malaikat pun akan terkejut
untuk kemudian bernyanyi
mengirim gema di langit
hingga surga

Depok, 2010
Iseng saja daripada ngantuk.

Thursday, January 7, 2010

Bintang

aku bisa saja hilang
dalam jangkauan mereka
namun aku masih punya bintang
bintang yang berserakan menemani
dimana akan selalu berbisik
"bersabarlah,
pasti ada yang akan mencuri kekosonganmu"
suatu hari nanti...

Depok, 2009
Untuk SLS

Saturday, January 2, 2010

Semalam itu

aku tahu semalam itu kamu
bergaun merah setinggi lutut

sekian waktu tak bersua
rambutmu kembali lurus
melingkar dengan anggun
disertai tatapan
mata bening yang bulat
kamu terus menghangatkanku
dan tentu senyum itu
saat berbisik

"selamat tahun baru salju".

Depok, 2009

Thursday, December 31, 2009

Lithium II

pernah ada cinta
terlempar ke dalam ruanganmu
tapi kamu tak pernah tahu
bahkan meski sekelumit hitungan hari
hanya tertulis namamu

duniamu adalah kekuranganku
bahkan saat malaikat tak lagi bernyanyi

Depok, 2009

Tuesday, December 29, 2009

Lithium

Wajah serta tubuhku
sangatlah biasa
namun
hati ini luar biasa
karena ada namamu

Depok, 2009

Monday, December 21, 2009

Rinai Hujan

Mungkin hujan adalah pertanda
langit tak kuasa lagi menampung
ribuan kesedihan
gelisah
gundah
resah
manusia..

dan bila Langit mampu menangis membasahi Bumi
dimana Bumi bisa melepas tangis?

Menghentikan hujan saja aku tak mampu
bagaimana aku bisa mencegah kepergianmu

Depok, 2009
Draft 17 dari Rinai Hujan.

Sunday, December 20, 2009

Sendiri

pemuda pemudi hidup sendiri
berjalan dengan pikiran sendiri
sibuk bergaya sendiri sendiri

apa yang salah pada diri sendiri
mungkin bapak bisa tahu diri
untuk menjawab semua ini

Depok, 2009

Tuesday, December 15, 2009

Cahaya putih

dia pergi keluar
melewati jalur kereta Dunia dan Surga
membawa pergi semua
kecuali namaku

ada sesuatu di dunia ini
yang tak bisa berubah
sesuatu yang tak bisa terlihat
hingga semua menjadi terlambat

ada goresan
seperti yang pernah aku katakan
tapi cahaya putih itu menyentuh
tak mungkin buatmu berbalik
dan pulang ke rumah

Depok, 2009.