Pada Senja Yang Termangu

Pada Senja Yang Termangu

503
0
SHARE

Pada senja yang termangu

Kita menyaksikan mentari rebah di pelupuk cakrawala yang redup mengatup hari

Dan camar terbang dengan sayap ringkih memekik pilu di langit merah

seakan mewakili setiap kehilangan yang terurai perlahan

bersama kilau kenangan yang melekat di ingatan kita

lalu luruh pada petang temaram

dimana harapan, cita-cita juga mimpi kita bersemayam gelisah

“Ini bukan soal niat yang diurungkan, tapi tentang bagaimana menanggulangi perih

yang datang berulang ketika hasrat tak jua terdampar di tempat seharusnya,” ujarmu murung

 

Pada senja yang termangu

Kita pernah terpaku memandangnya dengan senyum tersipu

Lalu membiarkan segenap rasa mengalir seiring debur ombak memecah karang

dan selaksa rindu larut bersama gelombang samudera

Kini, saat semuanya sudah tak sama lagi

Selalu ada cara untuk menjumpaimu kembali

menyapamu seraya membawa helai-helai kangen bersama deras angin

dan semburat merah jingga yang menyala lirih

sampai jauh..

Pada senja yang termangu….

Foto oleh : Yusnawir Yusuf

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY