Sunday, May 28, 2017
Authors Posts by A. Suratman

A. Suratman

89 POSTS 17 COMMENTS
at the milky way

Pada suatu saat nanti bunga dan loji mulai menggunakan kata-kata Seandainya bunga berbicara maka akan membuat tanggapan dari pertanyaan-pertanyaan Sementara loji menepi menggiring entah kemana Seraya bertanya,...

Sampai nanti bersembunyi di teriknya penantian Menunggu teduh kasih yang kan tiba Detik berlalu membawa ke dalam suasana Sudut mata yang menggambarkan kenangan Seketika sesak rasa hadir dari...

Tidak hari ini Aku begitu yakin bukan hari ini Walau surya kala terus menghitung Berjalan cahaya menemani Kemudian tenggelam di mata senja Kadang aku pun bertanya banyak hal Kepada orang-orang...

Sudah sekian fajar mata itu terjaga Nampak sayu dan lelah Melihat pedihnya pandangan-pandangan Sampai-sampai meneteskan air mata pun tak sanggup dilakukan lagi Mungkin sudah mengering atau barangkali sudah...

Penghancuran bukan kerja yang menghancurkan Bukan pula benda yang dihancurkan Ia hanya mewakili sifat yang hancur Yang tidak sejati Yang tidak kekal Yang tidak kuat Yang sangat rapuh Yang sangat...

Kawanku namanya Sudrajat Tetapi beliau tak sekalipun gila derajat, apalagi hormat Cita-citanya sungguh hebat Ia bikin sekolah rakyat Semua boleh sekolah termasuk yang melarat-melarat Tetapi tunggu dulu untuk yang...

Ingatkah kau dengan janjinya Ia hadir dari dirimu Benih rindu yang hadir menggebu Rahasia cinta kau menantinya Hanya mata mampu mengaku Walau sekejap saja kau menatapnya Terekam dalam akal sehatmu Bersimpul...

Langkahku di dalam ruang-ruang pengasingan Terus mendengar keluh kesah Melukis kekakuan di alam pikiran Lalu begitu saja bermunculan kalut dan resah Mungkinkah tak ada kuasa mengubah Membusuk bersama...

Akulah denawa belang Sedang terkagum-kagum kepada denawa prepat Lakon yang tersembelih kepada keindahan agung Akulah denawa belang Belang hitam, belang putih Kalu tidak hitam ya putih Kalau tidak putih ya...

Aku hanyalah zarah di arus  gravitasiMenarikku begitu kuat menjadi rapatanTerlepas begitu saja menjadi keadaan-keadaanAku mampu melihat dengan cahayaCahaya di medan gravitasiTerkadang berubah samarTerhalang zarah-zarah...

Terduduk lesu menatap ke arah jendelaTatapan malu terhalang tirai berbahan blacuSesekali angin berhembus menyikap tiraiSesaat terang lalu redup kembaliSengaja tak tampakkan diri di luar...

Kupandang foto berbingkai di sudut ruanganDengan cahaya secukupnya dari lampu mejaSinar temaram seolah ingin berceritaTentang kisah yang tergambarBukan kenyataan hanya visualisasi digitalTidak sebenarnya hanya...

Cicak-cicak di dindingDiam-diam merayapDatang seekor nyamukHap!Buaya ditangkap Lihat kebunku penuh dengan buayaAda yang jendral dan ada yang kopralSetiap hari kuperiksa semuaJendral dan kopralSemuanya indah Di pucuk...

Menjumpai zaman pengakuanTidak bikin pengakuan tidak kebagianKesan...Kesan...Kesan...Sampai edan Menjumpai zaman pencitraanTidak bikin pencitraan tidak kebagianKesan...Kesan...Kesan...Sampai edan Sudah ditahan-tahanBetul-betul tidak kebagianTerpaksa ikut-ikutanEh lahdalah, tetap tidak kebagianSampai edanKelaparan...Ini...

Apa salah?      Semua yang salahMengapa salah?      Karena semua beralasan salahKapan salah?      Ketika waktu yang salahDimana salah?     ...

Aku mengetuk pintu rumahmuBukalah pintu rumahmuTerus mengetuk rumahmuBukakanlah pintu untukuAku memohon, bukakanlahBukakanlah...Sudikah engkau?Bukakanlah...Biarkan aku masuk rumahmuPabila diriku tak pantas engkau temui saat iniSetidaknya biarkanlah...

Kita menginginkan TuhanDi dalam suara-suara lantang menolak penyatuanHanya sibuk bertengkarTengkar..tengkar..tengkar... seperti iblisYa Tuhan kami, ampuni hamba...

Dinding-dinding tebal istana gemetarBenteng-benteng kokoh tertunduk pasrahParuh malam yang dirasa sunyiMematikan segala perayaan suka citaMembungkam pengumbar dustaMenghentikan sejenak langkah-langkah pengelanaPenguasa tamak lalim sudah tiada...

Di sini sampah di sana sampahSampah berserak dimana-manaMembikin bau-bau menyengatMerusak pandangan-pandangan mataMenyergap jiwa-jiwa sehat menjadi sakitSampah-sampah kehidupanSampah tersimpan di lemari-lemari besiSampah berjalan hilir mudik...

Mentari pagi ini seolah ingin berkata-kataPancaran cahayanya berbinarTerhitung satu demi satuBerkurang hari demi hariKepadamu yang lahir kembaliDari masa yang laluBercerita baik tentang kebahagiaanBecerita buruk...

Diriku ini sosial mediaDari dunia yang tak pernah bersosialDiriku ini perkakasDari perkara yang tak berkesudahanSampai aku tak tahu maknaApa itu bahagia?Apa itu duka?Apa itu...

Aku hanya mengumpat-umpatMengolok-olokMengecam-ngecamMemang, aku hanya dianggap tak bisa berbuat apa-apaDiam dalam gerak segala pengetahuanGerak segala kejadian dalam diamAsal kamu tahu, aku hanya mencintaimuDengan mengumpat-umpat...

Satu lagi tragedi menimpa negeriKetika sedang larut dengan suka citaHujan sedang menaburkan rizki-NyaMembasuh pertiwi yang sedang dahagaMendinginkan suasana yang sempat memanasMensucikan batin dari keruhnya...