Tuesday, November 21, 2017
Authors Posts by A. Kirey

A. Kirey

71 POSTS 23 COMMENTS
"Gurun yang dilukis ayah di punggungku, terlalu panas dan membunuh pohon kaktus yang telanjang tanpa duri." Catat! > Mainstream-lah pada tempatnya; saat kamu kencing, misalnya. Me on tweet @moccava_

Sepasang mata kita selalu melintas di atas jalan raya. Malam, aku mendengar dengkuran bulan yang kesepian, jatuh di antara jelatang dan gulma; menimpa rel...

Kenangan menjadi bercakdi halaman terakhir sebuah buku;seperti kata-kata yang tidak pernah tidur pada waktunya,kenangan menulis dirinya sendiridi bawah meja belajar dan tempat tidur;ia melekat...

KEPADA MOZZARTSebelum kita bertemu, kau menunjukan partiturmu. Harus kuakui, aku masih bingung dengan urutan kejadiannya. Seperti yang selalu menjadi bayangan di dalam kepalamu, kau...

Kamu mengharuskanku untuk membaca dan membaca, seperti anak-anak membaca kupu-kupu yang melangkah ke ruang angkasa. Aku seperti di dalam lingkaran matahari, membaca asumsi molekul...

Tubuh yang terbuat dari hujan itu kemudian bercerita, kamu telah menjadi seseorang yang menyakiti wajahmu dengan masa lalu. Setiap malam, aku mendengar dengkuran lembut suara...

Aku menyadarinya ketika adikku mengambil sebuah permen dan menawarkannya padaku, seperti bunga-bunga yang tumbuh di dalam ransel, punggungku lupa kalau ia baru mengenakannya kemarin...

Gadis kecil datangmembawa pelangi,                       di dalam tasnyaMemiliki warnadan lengkungseperti alis         ...

Wajahku dilindungi musik-musik minor, sesekali mayor    seperti pintu yang dijaga kunci dari dalam saku bajuku.Mataku mengangkut di bayangan kota, dan lampu-lampu    yang...

Kau datang mengetuk dadaku,            melihat mataku, menyentuh hidungkuseperti kamera yang memotret hutan            sebelum gedung-gedung...

Aku bukan daun. Aku sangat yakin itu bukan aku. Ulat-ulat takkan percaya kalau aku menghijau di ranting yang sama setiap tahun. Tetapi aku tetap...

Dengar, ia di dalam bermain piano; menyusuri partitur denyut darahku. Seperti tak mau menyia-nyiakan malam dengan kesunyian, dan hujan kehilangan keharmonisannya bila tak mengetuk-ngetuk...

Seketika aku memilin diri dengan air hujan dari mataku. Seperti awan-awan yang mendadak berkontur pesawat, diam tanpa menyadari dirinya berenang bersama burung-burung di langit...

Mereka berjalan, menaiki angindan mengaitkan jari-jarinyadi antara daun jendela.Seperti burung yang terbang tanpa sayapdi tengah kota, menembus kaca dan memecahkan masa lalunya.“Bunga masih tumbuh di...

Aku melarikan bunyi malam, seperti derit jendela di balik dinding gedung yang kelelahan; resonansi hening, tetapi mempunyai nada seperti sebuah pohon yang tumbuh selama...

Suara kaki membuat tanah menjadi gedung dan batuan, sudah tak mungkin merubah dirinya menjadi semak belukar yang cantik. Tanah, gelombang nada itu sudah tak...

Kaumenimang sunyi, membungkus malam ke dalam kantung matamu; suasana seperti angin yang kehilangan nafasnya di jendela dadaku. Ke manakah dirimu yang aku tulis gelap...

Setiap keningnya bernyanyi, ia melukis mimpi di atas jalan raya yang panas. Jalan desa yang luhur. Jalan menikung yang asyik. Jalan ibu yang baik....

Saya melihat matamu bosan ketika melihat dan berjalan mengikuti tatanan kalimat; matamu seperti pada sebuah perjalanan di dalam kereta api yang tua dan terengah-engah....

Mereka pernah berada di sana; menggambar gedung, melukis matahari dan burung-burung yang memeluk tubuhnya sendiri di langit. Tetapi mereka tidak pernah tahu sebenarnya warna...

Seperti anak-anak yang menghentakkan kelerengnya satu sama lain, lalu mereka menemukan tafsir cinta dari bibir ibunya yang sudah berkarat. Kemudian mereka pergi ke lapangan,...

Tak ada pelangi di matamu, selama musim hujan belum datang. Kemudian ia mengguyur segala luka, segala duka di tepian matamu; lalu kaumenulis lagu, menciptakan...

Tirai hitam naik, dan;                             Rahim,             ...

By: Syarifah Muhira Assegaf & A. KireyA: Aku menikahi jiwamu,                      sebelum ke neraka.   ...