Petuah Embun Pagi

Petuah Embun Pagi

532
0
SHARE

Uraian senyum menyapa pagi

Derai luka senja melenggang pergi

karena tarian embun melenggok indah

aliran darahpun mengalir penuh gairah

***

Tak ada lagi kata tumbang

tak terdengar lagi kata karam

hanya satu yang mendendang

ikrar mawar pada embun

“persetan dengan kidung menjatuhkan,

kanku abaikan,

lalu kubangun istana di samping rembulan”

***

Mawar mengurai senyum

pada embun pengusir gundah

embun memberi petuah

“pada lintasan-lintasan kesuksesan

ada bayu yang setia menemani

ada ombak sentiasa mengawal

juga hempasan badai tak mau ketinggalan

jika kau meyerah, kau akan punah

jika kau pilih terus, harus siap menghadap resah

gelisah, susah, dan menghadapi yang tak mudah

Semakin tinggi tangga dakian, semakin kuat hempasan badai

Semakin indah jika dapat menapaki sampai puncak tertinggi”.

#Edisi menasehati diri sendiri, Tulungagung, 5 Juni’14

 Sumber gambar: www.sangbaco.com

 

SHARE
Previous articleSajak Pagi
Next articleIngin dan Sederhana
Penikmat Sastra, belajar bersastra

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY