Peramlah Separuh Malam

Peramlah Separuh Malam

441
0
SHARE
BG-Rental-Kika-Web

Peramlah separuh malam
sesaat heningmu waswas
otak sedang merapal:
kita, bagaimana?

sulur-sulur cerah lintang berpiano,
segala lagu
menusuk gendang telinga
memaksa teduh singgah.
kadangkala,
kita sama lain berpaut
kuhasratkan seruling bambu,
nyanyi rindu.

ada apa, kasih?
aku peduli, kau tahu.
gaung hati menjaga bulanmu
kau ada, nyata
kau ada, cinta.

aku pernah memainkan biola di waktu sua pertama
suaranya menebar rawan gerimismu,
aku ingat
tak ada saku
setelah itu,
tentang selembar tisu
hanya jari-jari, menyeka.

ada apa, kasih?
aku peduli, kau tahu.
di dambaku, bunga-bunga sudah terjaga
aku ada, nyata
aku ada, cinta.

desah gitar rapuh,
berulang memanggilmu murung
menadah sepinya.
aku dimainkan luput
tak sentuh, tak bunyi
meski hari-hari hanyut
nyala canggung, menjerit hati

hening ranjangmu,
gagap-gagu
meniru lugu
untuk bertingkah lucu;
aku suruh.
aku peduli, kau tahu
ketika langit berpanggung cahaya
kita berdansa,
piano, biola, gitar, drum
orang ramai, hewan menyemai.
pohon-pohon menanggalkan hati
kita menari, berlari, sembunyi
tertawa, bercanda, dunia
ada!

ada apa, kasih?
aku peduli, kau tahu
raung rindu tak gugur
musimnya lebur
kita ada, nyata
kita ada, cinta!

Jember,

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY