Sepucuk Surat

Sepucuk Surat

414
2
SHARE

Perempuan tua berdiri di ambang pintu
menerima kertas dari seberang
sejenak dia merenung
berubah senyum
berjoget dengan sepucuk surat yang di tunggu
bergulingan bertingkah bagai memberitahu
hanya anakku yang lolos
hanya anakku yang luput dari desing peluru..

Sementara disana
dideretan gedung Istana Negara
ada ibu yang menangis
anak-anaknya tiada mengirim surat lagi

dan aku hanya diam

Depok, 2008

SHARE
Previous articleBebuatlah
Next articleGerimis Terakhir dalam Ingatan
Pak Tani. #SpongeBobAddict #BeautyIsBoring. Blog saya di www.kikasyafii.com

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY