Pertemuan 2

Pertemuan 2

342
0
SHARE

hari itu hatiku resah
saling kirim kabar sudah
saling kirim gambar juga sudah
saling kirim jadwal pun juga sudah
namun hati masih saja gundah

siang berlalu
mendekati senja aku beranjak dari tempatku
berbekal segudang rindu aku bergegas pulang
menyegerakan mandi dan makan dengan riang

belum usai aku bersiap diri
dering pesanmu membuatku bersegera
menuju stasiun yang kau tunjukkan
untuk kita bertemu muka

“pokoknya tunggu aku!” kataku
bedug magrib tiba
aku pun sampai di sana

baru ingin ku ambil selulerku
dering panggilan darimu mengejutkanku
“kamu di mana?” tanyamu

aku menoleh ke kanan dan kiri
ku tebar pandanganku ke seluruh selasar
namun rupanya kau menemukanku lebih dulu
“kau belum melupakan wajahku ternyata” begitu batinku

sedikit berlari engkau mendekatiku
begitu dekat hingga aku bisa mencium bau nafasmu
namun hanya sampai di situ

to be continued…

SHARE
Previous articlePertemuan 1
Next articlePemangsa Nusantara
seseorang

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY