A-Gita

A-Gita

471
0
SHARE

di ambang A-gita

teriakanku tertahan

pandanganku kehitaman

suara alam pun melantunkan senandung kepiluan

cakrawala menghampar tandus permadani kematian

tanpa duga airmata menetes memberi kesaksian

tubuh rapuhku melayang bersama tangisan

melintasi fatamorgana dunia kenyataan

disana para maha warna berlingkaran

menciptakan pelangi kemegahan

melambai lembut mata insan

jadi pelita dalam kegalauan

 

di pelangi dunia

bidadari singgah menari

pegassus memekarkan sayapnya

berjalan anggun mengikuti alur pelangi

menyajikan pandangan yang penuh pesona

 

saat akar-akar uratku berpeluh

mengungkapkan tanya paling meriuh

kau teriak,bangunkan sadarku atas kisruh

datang bak malaikat rahmat yang membasuh

sontak saja segenap rasaku tertunduk & meluluh

tapi itu hanya persinggahan kala hatimu merasa rubuh

dan kini singgahmu malah mengalirkan butir air mata tubuh

meninggalkan berjuta duka nestapa atas tipuan yang tersuguh

dihadapanmu A-gita kukatakan :

aku tak ingin terbuai oleh gombal rayuan

aku tak ingin terjatuh pada lembah kedukaan

aku tak ingin kembali ke dunia kelam penipuan

aku hanya ingin terbang dan hidup dengan nyaman

sesegera mungkin membuang jauh kenangan kepedihan

serta melenyapkan panggung sandiwara yang dipentaskan

 

A-gita, keharusan

A-gita, tiada lagi kegalauan

A-gita, ada keseruan kesenangan

A-gita memberi inspirasi kebebasan

A-GITA = TERTAWA SAJA

!HAHAHA!

*

Arti kata :

A-Gita terdiri dari dua kata yakni A dan Gita. [A] berarti: tidak, tanpa, tiada, tak ada, dan sebagainya. Sedangkan [Gita] saya artikan: lagu, suara, nyanyian, senandung, tembang dan sebagainya. Namun Gita juga bisa diartikan nama seseorang. Jadi A-Gita adalah tanpa suara alias membisu, akan tetapi lagi-lagi bisa diartikan Tanpa Gita (Orang). Hehe… Sebenarnya itu judul suka-suka saya saja. 😀

 

Camkoha (Y) Bengkulu, 25 Januari 2014

AKTIVIS FAM INDONESIA

Lipul El Pupaka ~ #PenaIlusi

SHARE
Previous article愛し てる [AISHITERU]
Next articleSepanjang Braga dan seterusnya (II)
a.k.a Pena Ilusi - Writer - Founder & CEO of @bukutang - Penulis Buku Membungkam Priayi! "Guratan Impian dan Pembuktian Pena Ilusi" (Penerbit Pena Nusantara, Mei 2014), Romantika Cinta: Selaksa Bahasa Asmara (Penerbit Alif Gemilang Pressindo, Juli 2014) - terkutuklah semua yang ada dibumi, termasuk dirimu yang membaca diriku :)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY