ADA SENYUM PERJUANGAN DAN CITA-CITA DI JEMBATAN PEOT

ADA SENYUM PERJUANGAN DAN CITA-CITA DI JEMBATAN PEOT

797
2
SHARE

ADA SENYUM PERJUANGAN DAN CITA-CITA DI JEMBATAN PEOT

Karya : Pena Ilusi

 

basah pun pipi awak rasanya

oleh linangan air mata

tak kuasa batin awak menangis tersayat-sayat

melihat mereka yang tengah lewat

pergi meniti jembatan yang sudah lemah syahwat

demi perjuangan di ribuan asa dan cita cita mulia

lantas mereka seperti rela mempertaruhkan hidup raganya

 

_tuh… lihat… lihat!

senyumnya begitu menyayat

gema suaranya pun sungguh riang

meski terancam nyawa melayang

o… betapa pilunya

o… betapa pedihnya

kau pasti merasakan juga, bukan?

 

aih… andailah

aku adalah raja

aku adalah penguasa

aku hidup bergelimang harta

tak sampai mereka begitu

bergelayut menyebrangi jembatan peot itu

merangkak berpegangan tali menali di atas keras dan tajamnya batu-batu

 

hei… kok, mereka masih meniti jembatan peot itu,

karena apatah?

mengapa mereka dibiarkan begitu saja?

padahal mereka itu anak kita!

padahal mereka itu anak bangsa!

padahal mereka itu calon-calon pemimpin muda!

masa depan bangsa ada di tangannya!

baik dan buruk muka bangsa ada dipundaknya!

 

aih… apatah lagi yang awak mau kata

awak ini tidak begitu berdaya

awak hanya bagian dari mereka— insan jelata

 

hoi.. kawan

meski awak tidak meniti itu jembatan

tapi awak sama dengan kalian yang di sana berkepayahan

yakinlah rasa jiwaku bersama kalian

aku merasakan apa yang kalian rasakan

 

— kawan,

dengarlah ini kidung awak berlarik:

teruslah menjadi yang terbaik

teruslah perjuangkan segala cita-citamu yang baik

meski kehidupan negeri kita menyisakan pekik

meski jalan yang di tempuh berasa sulit dan mencekik

 

semangat kawan!

semangat kawan!

semangat kawan!

gelorakan semangatmu kawan!

yakinkan badan

berdoa pada Tuhan

insyaAllah kelak mampu jadi orang-orang pilihan

maju terus bersama angan-angan

kerikil tajam jadikan pelajaran

menuju masa depan yang lebih menawan

 

awak yakin pada diri kalian,

kalian pasti juga, bukan?

 

==O.o.O==

Bengkulu, 31 Maret 2014

Lipul El Pupaka

AKTIVIS FAM INDONESIA

SHARE
Previous articleWudhu
Next articleKetika langit kelam di hatimu
a.k.a Pena Ilusi - Writer - Founder & CEO of @bukutang - Penulis Buku Membungkam Priayi! "Guratan Impian dan Pembuktian Pena Ilusi" (Penerbit Pena Nusantara, Mei 2014), Romantika Cinta: Selaksa Bahasa Asmara (Penerbit Alif Gemilang Pressindo, Juli 2014) - terkutuklah semua yang ada dibumi, termasuk dirimu yang membaca diriku :)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY