AISYAH PULUNGAN : GADIS KECIL YANG LUAR BIASA

AISYAH PULUNGAN : GADIS KECIL YANG LUAR BIASA

484
0
SHARE

AISYAH PULUNGAN : GADIS KECIL YANG LUAR BIASA

Karya : Pena Ilusi

 

Aisyah Pulungan,

seorang anak negeri pertiwi

dia laksana rinai embun pagi

yang jatuh membasahi tandusnya nurani

dia hadir menghentak selaksa taman sanubari

memberi inspirasi

menyulut motavasi

bahwa hidup harus semangat dijalani

meski nasib buruk yang menghampiri

 

Aisyah gadis kecil sahabatku

ya… sahabatku

izinkan aku bersahabat denganmu

selalu

 

wahai burung duta suara

melalu syair ini katakan pada dunia

bahwa:

Aisyah sahabatku

adalah gadis kecil hebat yang pernah ada

bagai bintang gemintang malam di angkasa raya

menerangi gelap gulita semesta

menemani bias rembulan yang lagi berduka

 

Aisyah sahabatku

adalah pelajaran bagi jiwa

karena dia mampu menjalani hari-harinya

meski kehidupan tidak semanis harapannya

 

Aisyah sahabatku

bagai pohon rindang dengan beribu dahan

memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan

hingga mampu memberikan keteduhan dalam kedamaian

 

Aisyah sahabatku

bagai kumpulan mata air dari telaga suci

yang bersih jernih mengalir tiada henti

hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri

 

Aisyah sahabatku

bagai derasnya rintik hujan yang turun

menyirami setiap lapisan bumi yang berdebu menahun

hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaunan dalam kesucian

 

Aisyah sahabatku

bagai untaian intan permata

berkilau indah menajdi anugerah tiada tara

hingga mampu menebar pesona dalam keindahannya

 

wahai burung duta suara

Aisyah adalah sahabatku yang luar biasa

yang rela putus sekolah

karena merawat ayahnya

yang sedang terbaring sakit di sana

 

Wahai burung duta suara

mohon sampaikan salamku padanya

dan ceritakan pada dunia tentang kehebatan hidupnya

 

==O.o.O==

Puisi ini teruntuk Siti Aisyah Pulungan (8th) yang sejak setahun terakhir rela putus sekolah dan menjalani hari-harinya di atas becak tua karena merawat ayahnya Muhammad Nawawi Pulungan (54th) yang sedang sakit.

 

Bengkulu, 04 April 2014

 sumber foto : http://metropolitanonline.co/

SHARE
Previous articleAsyah Pulungan
Next article[PUISI 2, 7] Terpacu Puisi
a.k.a Pena Ilusi - Writer - Founder & CEO of @bukutang - Penulis Buku Membungkam Priayi! "Guratan Impian dan Pembuktian Pena Ilusi" (Penerbit Pena Nusantara, Mei 2014), Romantika Cinta: Selaksa Bahasa Asmara (Penerbit Alif Gemilang Pressindo, Juli 2014) - terkutuklah semua yang ada dibumi, termasuk dirimu yang membaca diriku :)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY