… Aquina (2)

… Aquina (2)

425
0
SHARE

bagaikan semburat merah
pada buah apel yang ranum
bagaikan semburat merah
pada kuntum anggrek yang rekah
dan bagai semburat merah
pada wajah cakrawala senja
begitulah pula semburat merah
yang merebak di wajahnya setiap tertawa

karena guratan darah kehidupan menyembur deras
mengaliri seluruh urat pembuluh di paras gadingnya
ia, perempuan sutra, lemah dan lembut
namun kuasa mengusap tajam wajah pedang

ia perempuan sutra, halus dan gemulai
namun mampu meliuk menari dalam badai
seperti porselin nian ia
dalam keagungan rahasia
tegak diam sendiri sahaja

meski nampak rapuh hampa ia
namun telah ditempa dalam tungku api
dan sungguh penuh terisi ia
oleh padat kerasnya sunyi.

__: O… Aquina.
Kau sungguh perempuan luar biasa!

 

==O.o.O==
Baca : AQIUNA (1)

Bengkulu, Maret 2014
[LEP] – #PenaIlusi
IDFAM2015M

ILUSTRASI

SHARE
Previous articleTerjebak Puisi
Next articlerindu
a.k.a Pena Ilusi - Writer - Founder & CEO of @bukutang - Penulis Buku Membungkam Priayi! "Guratan Impian dan Pembuktian Pena Ilusi" (Penerbit Pena Nusantara, Mei 2014), Romantika Cinta: Selaksa Bahasa Asmara (Penerbit Alif Gemilang Pressindo, Juli 2014) - terkutuklah semua yang ada dibumi, termasuk dirimu yang membaca diriku :)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY