Hikayat Pemimpin Edan

Hikayat Pemimpin Edan

625
0
SHARE

Sembari memiringkan kepala

dan menjulingkan kedua biji mata

mari kita bercerita; merangkai kata-kata

tentang wajah pemimpin rombengan

yang oleng mengapung di comberan

yang lagi gila dengan kekuasaan.

 

Dari rahim negeri yang celaka dan gawat,

ternyata ada pemimpin tanpa celana dan cawat.

memainkan kelamin; berlaku bak orang gila,

cinta, harta, tahta, … gila semuanya.

lihai berumbar manis kata-kata,

namun tiada banyak bukti nyata.

: betapa edannya dia,  bukan?

 

Dia mengulum valium,

dalam senyum ganjil dan mesum.

Dia menjadikan tuhan arca kusam,

di sudut museum yang suram.

Dia menelan uang-uang negeri,

tanpa malu, untuk memperkaya diri sendiri.

Dia lupa tentang pedih adzab Ilahi,

tanpa sadar, tanpa pikir ulah itu baik atau keji.

: Dia benar-benar edan, bukan?

 

Oww… ternyata tak salah penilaian

dia itu benar pemimpin edan

hobi keluar negeri jalan-jalan

tanpa mengerti makna rakyat kesusahan

maka kala ulah bejat telah terkuakan

inginku, dia merintih dan mati di pejara

melumat siksa atas segala kebejatanya

kemudian perlahan berjalan pergi

memenuhi lambaian tangan-tangan sepi

penjaga api di museum panas neraka Ilahi.

 

___ hei… kau pemimpin edan,

kau pantas jadi penghuni jahannam!

 

==O.o.O==

Bengkulu, Maret 2014

[LEP] – #PenaIlusi

AKTIVIS FAM INDONESIA

IDFAM2015M

SHARE
Previous articleRintik Pertama
Next articleKematian sang mite
a.k.a Pena Ilusi - Writer - Founder & CEO of @bukutang - Penulis Buku Membungkam Priayi! "Guratan Impian dan Pembuktian Pena Ilusi" (Penerbit Pena Nusantara, Mei 2014), Romantika Cinta: Selaksa Bahasa Asmara (Penerbit Alif Gemilang Pressindo, Juli 2014) - terkutuklah semua yang ada dibumi, termasuk dirimu yang membaca diriku :)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY