Memori Sebuah Nama

Memori Sebuah Nama

584
2
SHARE

MEMORI SEBUAH NAMA

Karya : Pena Ilusi

 

memuisi adalah hal terbaik

melepaskan seribu penat yang mencabik

pada sekutum bunga aku memekik

izinkan aku membuat larik

:

pada hari itu

tanggal, bulan, dan tahun lalu

dipertemukan aku dengan satu nama

ini bukan serucah nama saja

namun mula terbentuknya benang percintaan

yang hari ini menjadi kenangan

yang hari ini berusaha dikuburkan

 

ya… sebuah nama itu

kini meninggalkan sembilu

menyayat nadi hingga begitu terasa pilu

dan terlebih lagi ketika otak teringat masa lalu

rasanya gundah gulana melulu

 

duhai… sekutum bunga pengindah taman

ini aku bukan menyesali pertemuan

namun sedikit menghardik perpisahan

yang hari ini terbentuk kebencian

yang hari ini meniadakan sapaan

yang hari ini menghilangkan jejak kekeluargaan

 

O… bunga

aku tidak tahu apa itu senoktah kesalahan?

atau apa sajalah yang menjadi pertanyaan

namun itulah lingkar kenyataan

yang kini mengganjal pikiran

 

aaaaah, tiada kata lagi yang mampu kurangkaikan

selain berkata; bahasa pertemuan dan perpisahan— menyakitkan!

 

duhai sebuah nama kenangan

terima kasih ku utarakan

karena saat ini masih belum bisa lumpuh dan terban

 

==O.o.O==

Bengkulu, 04 April 2014 

LIPUL EL PUPAKA

AKTIVIS FAM INDONESIA

SHARE
Previous articleAku Kalah
Next articleTrend Pepolitik Berseru
a.k.a Pena Ilusi - Writer - Founder & CEO of @bukutang - Penulis Buku Membungkam Priayi! "Guratan Impian dan Pembuktian Pena Ilusi" (Penerbit Pena Nusantara, Mei 2014), Romantika Cinta: Selaksa Bahasa Asmara (Penerbit Alif Gemilang Pressindo, Juli 2014) - terkutuklah semua yang ada dibumi, termasuk dirimu yang membaca diriku :)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY