Cecah Diri ke Pangkuan Tuhan

[Sajadah] Cecah Diri ke Pangkuan Tuhan

444
0
SHARE

_

sambut seruan hayya ‘alassholaah
dengan penuh suka cita dan bersedia
sambutlah pula seruan hayya ‘alal falaah
jalan kemenangan akhirat dan dunia kan tiba
bergegas bila dia menyeru, sambutlah seruan‐Nya
sebelum Dia memanggilmu untuk yang terakhir kalinya

mandilah sebelum dimandikan
berwudhu sebelum diwudhukan
sholatlah sebelum kelak disholatkan
tutupilah aurat sebelum aurat ditutupkan
bila kain kafan telah membalut sekujur badan
tiada guna dan tak berarti lagi bermewah pakaian

iringi diri taat kepada-Nya
sebelum kelak diiringi ke pusara
suarakan, menangislah atas dosa dunia
kerana tangisan tiada berguna di alam baqa
kala malaikat Izrail tiba membawa perintah Tuhan
di hari itu tidak ada lagi cara melengos memberi alasan
kita ‘kan pergi menghadap-Nya Sang Pengatur Kehidupan
meskipun orang-orang berada di sekeliling sedih bertangisan

ingatlah bait tak berarti ini di mana berada
karena kita tetap memijak bumi-Nya
dibumbungi dengan langit-Nya
menikmati rahmat-Nya
Dia yang Maha Kaya

ingatlah pula asal muasal dulu
hanya setetes air yang tidak berarti
menjadi segumpal darah
di bentuk menjadi seketul daging
dan daging itu membaluti tulang
di beri-Nya roh
maka jadilah kita insan yang mempunyai arti

wahai makhluk bumi dalam penantian ajal
rebahlah diri di pangkuan Tuhan
cecahkan dahi ke sajadah menghadap Tuhan
karena pada hari itu tiada berguna lagi tinggi jabatan
selain amal ibadah yang telah ditanamkan.

==O.o.O==

Bengkulu, 04 Maret 2014
Lipul El Pupaka – #penailusi
FAMili : IDFAM2015M

SHARE
Previous articleKinanti Menanti Janji
Next articleSebuah Ruang Tanpa Ratap
a.k.a Pena Ilusi - Writer - Founder & CEO of @bukutang - Penulis Buku Membungkam Priayi! "Guratan Impian dan Pembuktian Pena Ilusi" (Penerbit Pena Nusantara, Mei 2014), Romantika Cinta: Selaksa Bahasa Asmara (Penerbit Alif Gemilang Pressindo, Juli 2014) - terkutuklah semua yang ada dibumi, termasuk dirimu yang membaca diriku :)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY