SENYUM DARI KASTA YANG (KADANG) TERLUPAKAN

SENYUM DARI KASTA YANG (KADANG) TERLUPAKAN

671
0
SHARE

SENYUM DARI KASTA YANG (KADANG) TERLUPAKAN

 

Dalam senyumnya tersirat makna

Pada jejak kaki mungilnya tersimpan irama

Mereka berlari, menari, terbahak tawa canda

Merekalah si bocah-bocah generasi muda bangsa

 

Mereka mungkin belum mengerti apa itu hidup

Namun dari rona matanya tiada pernah senyum itu redup

Tak jarang tanpa beban mereka berkata

kami senang,

kami bahagia,

kami tidak mengeluh apalagi menyerah

walau terkadang dunia ini sedikit terasa tidak ramah

 

Hei… tuan puan di sana

Nih, tengoklah mereka yang selalu berseri-seri

Mereka masih setia pada negeri yang berasa tak berperi

Mereka masih bersenandung-ria menyambut hangat mentari pagi

Meskipun entah makan apa mereka esok, lusa, dan kemudian hari

Meskipun entah apa yang terjadi di negeri ini

Mereka tidak mau tahu, mereka tidak mau peduli

 

Hei… tuan puan petinggi

Dengarkanlah kidung welingan kami

: syukurilah hidup kalian yang berlimpah materi

: dan kami cukup bersyukur masih di beri hati nurani

: kala kau bersedih ataupun marah karena hasratmu tak terberi

: maka sempatkan dirimu untuk berpikir tentang kami

: karena di sini kami bertarung hidup dan mati

: demi satu cita-cita untuk dapat sesuap nasi

 

Bengkulu, 30 Maret 2014 Masehi

Atas nama kami kasta yang (kadang) terlupakan oleh negeri.

==O.o.O==

LEP – #PenaIlusi

AKTIVIS FAM INDONESIA

IDFAM2015M

SHARE
Previous articleAku Menyetubuhi Puisiku
Next articleWudhu
a.k.a Pena Ilusi - Writer - Founder & CEO of @bukutang - Penulis Buku Membungkam Priayi! "Guratan Impian dan Pembuktian Pena Ilusi" (Penerbit Pena Nusantara, Mei 2014), Romantika Cinta: Selaksa Bahasa Asmara (Penerbit Alif Gemilang Pressindo, Juli 2014) - terkutuklah semua yang ada dibumi, termasuk dirimu yang membaca diriku :)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY