KU NINA BOBOKAN KOTA

KU NINA BOBOKAN KOTA

408
0
SHARE

kau masih tak lelap malam ini. Padahal selimut tebal

telah menutupi seluru tubuhmu yang menjulang

dadamu masih gemuruh. Aku tak tahu apakah

kau masih mengeluh dalam diam

 

siang tadi aku lihat air matamu keruh menggenang

lalu perlahan mengalir perlahan

ke lautlaut jauh

 

masih gerahkah kau. Sedang pendingin ruangan

‘tlah kusetel sedingin salju

membuat gigiku terasa ngilu

atau kamu mau aku dongengkan lagi

ceritacerita yang takkan habis terurai

siang dan malam

 

kota. Malam ini

lelaplah dalam tidurmu walau sejenak

biar penantmu sesekali terobati

aku tak ingin kau jatuh sakit lagi

karna biaya berobat terlalu mahal

tak kuasa kubayar

 

aku akan selalu ada bersamamu

siang dan malam di dekatmu

karna kau dan aku senasib. Sepenanggungan

samasama kesepian walau telah lama

kita berada dalam keramaian

 

malam ini biarlah kita samasama diam

hingga lelap dalam buai angan.

SHARE
Previous articleTAK PUAS
Next articleCinta terpendam 2
"Berpuisi sesungguhnya mencoba mengerti setiap helaan nafas yang dianugerahkan. Memerdekan jiwa ke dalam setiap baitnya." _Darma

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY