MEI II

MEI II

473
2
SHARE

Kasihku.

bukan kematian yang aku takuti

tapi tiadamu sebelum tiadaku

adalah mimpi buruk sepanjang gelap

sedang bulanku bersisik awan

 

Kasihku.

masih kusimpan guguran kelopak

yang dulu pernah singgah

di rambutmu yang arang

kegenggam erat

dekat dadaku

dekat hatiku

dekat sekali kekasih

 

Kekasih

aku datang padamu

bersama pagut tatap

dari jendela dan pintu

masa lampau.

SHARE
Previous articleIbu
Next articleKu Tanyakan
"Berpuisi sesungguhnya mencoba mengerti setiap helaan nafas yang dianugerahkan. Memerdekan jiwa ke dalam setiap baitnya." _Darma

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY