Aku Lelah

Aku Lelah

596
0
SHARE

Kau tahu? Aku tak ingin kau terluka. Aku ingin menjadi semangatmu disaat kau terpuruk. Kulakukan apa saja asal kau bahagia.
 
Namun entah kenapa, ketika sayangku padamu memuncak, bukan manis yang terlintas. Namun perih.
 
Hey sayang, tahukah kau? Aku lelah! Lelah dengan keegoisanmu, lelah dengan keegoisanku. Ego membuat nurani semakin terkikis, aku tak ingin kehilangan hati. Aku tak ingin kehilangan rasa sayang ini.
 
Sayang, tahukah kau? Aku bingung! Aku merasa lemah saat ini, aku butuh dirimu. Aku merasa kuat dan mandiri, aku tidak butuh padamu.
 
Paradoks di hati semakin melebar. Mengaburkan rasa. Mengaburkan ego. Mengambang tanpa arah.
 
Tahukah kau? Aku ragu dan yakin saat ini. Aku sayang dan benci saat ini. Aku butuh dan tak peduli saat ini. Aku rindu dan tak ingin mengingat saat ini.
Sayang, tunjukkan aku cara untuk keluar dari paradoks sesat ini. Aku berharap untuk tak punya hati dan akal sehat saat ini.
 
Aku ingin aku seperti dulu. Aku ingin kau seperti dulu. Aku ingin kita seperti dulu. Disaat kebersamaan adalah hal yang paling membahagiakan dalam menjalani hari.
Sayang, dualisme ini semakin jelas. Aku ingin yakin, tapi aku tak yakin kau sama.
Sayang, aku ingin percaya padamu, namun kau tak bisa dipercaya. Sayang, tolong aku menentukan ujung yang kacau ini.
Sayang, aku lelah menyayangimu.
 
[author image=”http://4.bp.blogspot.com/-6WwNuw-umaY/U0KyJ7GI-3I/AAAAAAAAAv0/6NZX_yWWhpE/s366/DSC_0491.JPG” ]Nona Nada Damanik. Virgo. Masih 16 tahun. Sanguin. Manis dan Menarik. Author di http://nonadmk.blogspot.com[/author]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY