Dongeng langit biruku

Dongeng langit biruku

528
0
SHARE

Sebab kau mencebur dalam sekaleng pewarna biru, lalu membentang di atas kepalaku dan berkata: aku langitmu nan biru. Maka aku berduka hingga mengoyak dadamu.

Aku hanya ingin bersandar di bahumu, menghirup wangi rambutmu dan melihat musim menyemi di kejauhan. Namun kau memilih pergi menjadi langit tak teraih.

Dan ketika kufikir dukaku akan membuatmu mendung lantas hujan, kau malah melukis jingga di timur tubuhmu. Lalu, dari dadamu yang koyak itu, kau keluarkan matahari.

 

~sei~2014

SHARE
Previous articleGelapku dalam peradabanmu
Next articlePukul 7
perempuan biasa

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY