Tentang helai rambut sewarna gerimis malam hari

Tentang helai rambut sewarna gerimis malam hari

1633
0
SHARE
BG-Rental-Kika-Web

Pada helaian rambut sewarna gerimis malam hari, pernah kulekatkan rindu. Maka tiap kali angin meniup helai rambut, rindu berayun. Wangi rindu semerbak, menyelusupkan kenang. Tentang keragu-raguan yang menyiksa, debar jantung yang mendamba, juga tentang senyum yang tak termaknai.

Di helai-helai rambutmu sewarna gerimis malam hari, telah kusematkan mantra. Hingga tiap kali jemari menyisir helai rambut, mantra-mantra berloncatan menggoyahkan hati. Seikat ingatan terlepas, sebuah pelukan terjatuh di ujung kaki, sepasang tatapan terhempas di lantai batu, kata-kata pecah berhamburan.

Lalu, ketika rindu yang dimantrai itu menyesakkan dada, kau membeku di bawah matahari. Sementara aku, menunggumu di sela-sela rintik hujan.

Ah, sebab helai rambutmu sewarna gerimis malam hari, aku kembali hanyut di keinginan yang deras. Dalam gigil bibirku berucap, selamatkan aku.

 

Medan, 20 maret 2014

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY