Puisi Cinta
Cinta
Tawamu menyibak malam
Senyummu matahari pagi
Dan kau datang tiba-tiba
Duduk di hati tanpa permisi
Kemudian...
Menaruh luka saat pergi
Pondok Bambu, 11-12
Sendiri
Lihatlah daun gugur
Dia tak sedih atau gusar
Mungkin dia tahu akan waktu
Dimana sudah seharusnya terjadi
Perputaran alam
Seperti daun tumbuh
Dia tersenyum tulus, hijau
Dielus udara dan disapa angin
Panas, juga dingin
Dan dia tegak berdiri
Begitu juga cintaku
Terus mengikuti apa yang aku cari
Hingga saat dimana aku terbaring
Kaku membujur membelah bumi
Mati,
Terpatri,
Di hati,
Sendiri.
- Read more
- 112 reads
-
Burung Pipit
Katakan padaku, hai burung pipit
Ada siapa dibalik kicauan merdumu
Senyum siapa yang kau pakai?
Dan apa yang kau pakaikan padaku
Hingga aku terasa di awang didekatmu
Ceritakan padaku, rahasiamu
Seindah pelangikah itu,
Atau sewarna kupu-kupu?
Pondok Bambu, 11-12.
Mustaq
Pagi tertinggal jauh di ujung timur
seiring perjalanan mengejar rembulan
roda-roda besi menyisakan suara dengan irama bagaikan nyanyian air terjun
Keremangan senja terbelah pilar-pilar cahaya yang terseret angin
Bayangan wajah yang pernah melintas itu kini membatu di hati
menjadi tumpuan bagi mereka yang tersesat jalan pulang
bagaikan teratai yang mengapung indah di tengah danau yang biru
selalu menyita setiap mata yang melintasinya
Sebuah kata indah yang hanya kau dan aku yang tahu
- Read more
- 272 reads
-
Perasaanku padamu
Dapat melihatmu bahagia merupakan hal terindah bagiku...
Karena aku ingin kau selalu bahagia meski tak bersamaku...
Jika dia lebih baik dariku maka lupakanlah aku dan datanglah kepadanya...
jangan pedulikan aku karena aku tak butuh belas kasihan darimu...
Jika kau telah bahagia bersamanya aku ikhlas untuk menerimanya...
- Read more
- 257 reads
-
Kupu Cantik dikamarku (Bagian IV)
"Apa yang bisa membuatmu bahagia?", Tanyamu
"Aku suka dipeluk", Jawabku
Sepenggal kalimat percakapan
Percakapan sepasang kupu-kupu
Membuatku kaget dan tersedu
Perlahan mata pun sembab memerah
Tanpa sengaja aku usir mereka pergi
Aku maki mereka
Aku lempar kursi ke arah mereka
Dan hati ini makin berlobang
Keringat dingin berlarian
Beradu cepat dengan hembus nafasku
Sakit, sungguh sakit..
Melihat terbangnya kupu-kupu
- Read more
- 199 reads
-
Dinding Kosong
Aku mencintaimu
Kemarin sebelum kau bunuh dirimu
Meninggalkanku sendiri
Terkapar di dinding kosong.
Pondok Bambu 2011
Sepi
Terbangun, tepat pukul 15.01
Kosong..
Tak bisa aku lukis perasaan ini
Hingga canvas pun masih utuh
Setiap gores, berubah kembali
Sepi..
Pondok Bambu
Sungai
Cintailah aku seperti aliran sungai Nil
Tiada berhenti atau putus
Bisik pohon tempatku berteduh.
Tangisku meledak seperti letusan merapi
Tersenggal-senggal dan putus
Diantara kesenanganku tubuhmu berpeluh
Pondok Bambu, 2011
Nyanyian
Dengar, dedaunan bernyanyi mesra setiap kali angin menyentuhnya. Aku pun begitu, akan bernyanyi indah bila kau terus menyentuhku.
Pondok Bambu, 2011