Di Ujung Cempaka

Di Ujung Cempaka

492
1
SHARE

Kelak mungkin kelok meleba
lalu wajah kita jatuh
senyummu pilu
semua menjadi abu-abu

dan entah sampai di tuju mana aku menunggu
langit telah kelabu
rambut sewarna debu
pun debar mendegup syahdu
ahk, hanya di ujung cempaka aku mengadu
betapa tulus jiwa merindu

Ranah Kompak, FKIP UMSU 2014

1 COMMENT

LEAVE A REPLY