Rindu Kering

Rindu Kering

464
1
SHARE

Entah kemana kembaraan ‘kan berpaut
Tanah-tanah tak lagi mau di ajak bersenda gurau
Malam Mati
dengan kuyup aku menimang air mata sendiri
cup berhenti!

Alahai, wajah kuyup
sedang tunas rindu gugur sebelum aku beranjak dari kelam yang datar
lalu, rindu terus dibawa angin hingga semua jadi kering
hilang teriring fajar memanggil pagi.

Ranah Kompak-FKIP UMSU -2014

SHARE
Previous articleTukang Loak
Next articleMbah Tiyem
Lahir di Medan, 28 September 1992

1 COMMENT

LEAVE A REPLY